Tag Archives: Drama

The Duchess : There were three people in her marriage


Director : Saul Dibb

Writer : Jeffrey Hatcher, Anders Thomas Jensen, & Saul Dibb

Released on : September 2008

Casts : Keira Knightley, Ralph Fiennes, Dominic Cooper, Hayley Atwell

Georgiana’s life seems perfect. She’s beautiful, smart, charming, and she is the Duchess of Devonshire

Tapi suatu malam setelah pesta, ia menemukan seorang pelayan wanita keluar dari kamar tidurnya – sorry – naked, dan di dalam kamar itu ada suaminya sendiri, Duke of Devonshire, yang bersikap seolah ga ada yang salah

Next day, datang anak kecil bernama Charlotte yang ibunya baru saja meninggal, dan merupakan anak dari suaminya

Things get more complicated karena Georgina ga juga melahirkan anak laki laki. Lalu dia ketemu Bess, yang menjadi temennya. Dan Duke mengizinkan Bess tinggal di rumah mereka di Devonshire. In what intentions?

I love the story. Bagus men. Twistnya oke, dan akting pemaennya bener bener bagus

Nonton ini rasanya bener bener bisa ngerasain penderitaan Georgina. Betapa dia tersiksa, stres, dan sakit hati. Dan betapa dia punya hidup amat sangat miris sekali. Ckck. Kapan dia bahagiaa? Keira Knightley is cool

Dan Ralph Fiennes bener bener oke maenin peran sebagai William, Duke of Devonshire. He is such a bastard, kind of man all woman would hates, and such a cold hearted person. Sepanjang film, aku sampe terus terusan ngerasani si William. What kind of man would do such things?

Oh omong omong kalo aku ga salah yang jadi Charles Gray pernah maen di film setipe judulnya Sense & Sensibility. Manis deh :3

Btw nonton film ini rasanya miris banget. Karena ini satu dari sedikit film yang nunjukkin kalo love can’t solve everything. Even there’s something love can’t conquer

Endingnya apalagi. Oke. Banget. Such a heartbreaking ending, though i’m not sobbing :p

Pesen yg gw tangkep dari film ini, show your biggest smile and act likes everyhting is okay though it isn’t.

Dan jangan mau dijodohin ama nyokap tanpa sepengetahuan kalian :p

Duke of Devonshire: This will be the mistake of your life.
Georgiana, The Duchess of Devonshire: No, I made that many years ago.

Lady Spencer: When one truly loves someone, one doesn’t have to know them well to be sure, Georgiana. One feels it right away.

Charles Grey: Is it always like this?
Bess Foster: Well, as they say, the Duke of Devonshire must be the only man in England not in love with his wife.

Georgiana, The Duchess of Devonshire: Do you think of me when we’re not together?
Charles Grey: You ought to know I do.
Georgiana, The Duchess of Devonshire: You hesitated before you replied.
Charles Grey: No, I’m unused to being asked so directly. And by you of all people. I think of you all the time. I always have.

Cerita : 8 / 10

Setting : 8 / 10

Ending : 9.5 / 10

Overall : 8,5 / 10


The Damned United : They love me for what I’m not, they hate me for what I am

Director : Tom Hooper

Writer : Peter Morgan

Released on : March 2009

Casts : Michael Sheen, Timothy Spall, Colm Meaney

Brian Clough baru saja diterima menjadi manager first league top team, Leeds United, setelah ditinggalkan oleh manager sebelumnya, Don Revie, yang menjadi manager tim Inggris.

Tapi, Brian Clough punya masalah pribadi sama Don Revie. Dan bahkan sebelom dia memulai kerjanya di Leeds United, dia tampil di Yorkshire News, di mana dia dengan jelas menghujat Leeds United dan Don Revie

This time, Brian Clough must handle a team whom hate him, under Don Revie’s shadow, alone, without his best friend and assitant, Peter Taylor


What a nice movie. Ga nyesel nonton

Jalan ceritanya bagus, dan alurnya yang maju-mundur bikin film ini lebih misterius dan bikin penasaran. Cause we know what actually happens in the flashback, little by little. Buat yg udah ntn My Sister Keepers, bakal ngerasa kalo alurnya mirip, maju – mundur, tapi The Damned United lebih gampang dipahami soalnya ada tanggalnya :p

Ide ceritanya oke. Soalnya film tentang bola sering ada, tapi fokusnya pasti ke pemaennya. Sementara ini ke pelatihnya. Dan settingnya yang di England, negara pelopor sepak bola, juga bagus. Ditambah dengan aksen tokoh tokohnya yang catchy banget di telinga, bikin film ini cukup unforgettable

And don’t get it wrong. This isn’t a movie about football. It’s about a man, and how he struggle in the world of football. Tapi ya emang lumayan banyak adegan bolanya dan itu – I must admit – lumayan keren

And talking bout the ending, endingnya oke. Beda sama perkiraanku. Dan yes, it’s such a nice ending. One more thing to make this movie unforgettable

Oh btw di film ini f-words lumayan sering dipake. Buat yg ga suka misuh atau ga tahan denger orang misuh, ati ati aja. Bakal sering perlu tutup kuping, atau selesai nonton jadi suka misuh :p

Brian Clough: [to the assembled Leeds players] Well, I might as well tell you now. You lot may all be internationals and have won all the domestic honours there are to win under Don Revie. But as far as I’m concerned, the first thing you can do for me is to chuck all your medals and all your caps and all your pots and all your pans into the biggest fucking dustbin you can find, because you’ve never won any of them fairly. You’ve done it all by bloody cheating.

Brian Clough: If someone said I was wrong, we talk about it for 20 minutes and then we decide I was right.

Brian Clough: I wouldn’t say I was the best manager in the business. But I was in the top one

Cerita : 8/10

Setting : 8/10

Ending : 9 /10

Overall : 8,3 / 10

Over and out

Antz


Sang Pemimpi : Ayah nomor satu sedunia

Yay aku dapet premierenya :D biarpun nontonnya sendirian dan sebelahku masya allah ributnya = =

Director : Riri Riza

Writer : Salman Aristo, Mira Lesmana, Riri Riza

Released on : 4 Desember 2009 (JIFFest) / 17 Desember 2009 (Bioskop)

Casts : Vikri Septiawan, Rendy Ahmad, Azwir Fitrianto, Lukman Sardi, Mathias Muchus, Rieke Diah Pitaloka, Nugie

Sang Pemimpi bercerita tentang persahabatan Ikal, Arai, dan Jimbron, serta usaha mereka dalam menggapai mimpi untuk sekolah di Sorbonne, Perancis

Setelah kepergian Lintang, Ikal dan ayahnya menerima kabar bahwa paman jauh Ikal telah meninggal, dan hanya menyisakan satu anggota keluarga, yaitu Arai, sang simpai keramat. Sejak pertama kali bertemu, Ikal dan Arai langsung bersahabat dekat. Bahkan, Ikal mengidolakan Arai. Seiring berlalunya waktu, mereka pun bertemu dan bersahabat dengan Jimbron.

Demi masuk SMA, mereka pun pindah ke Manggar, lalu bersekolah serta bekerja di sana

GILA INI FILM KEREN ABIS SUMPAAAAH. Jauh lebih keren dari Laskar Pelangi :3

Dari segi cerita, menurutku Sang Pemimpi ceritanya lebih kuat dan bener bener bisa mencapur adukkan emosi penonton. Lucunya dapet, senengnya dapet, sedihnya juga. Ada 3x air mataku ngalir pas nonton ini :B (tapi ga nangis yang lebay ya) Selaen itu, karena menceritakan masa SMAnya Ikal, film ini rasanya pas banget buat ditonton sama saya yang notabene anak SMA ini :B

Adegan adegan Ikal sama ayahnya, tearjerker banget. Favoritku yang pas Ikal – Arai – ibunya Ikal. Nangis nangis dah aku. Nonton film ini langsung inget ortu di rumah dan merasa ga berbakti = =

Dan semua adegan yang melibatkan Bang Zaitun, bikin ngakak. Arai juga goblok abis. Tapi manis pas kecil :p

Though, agak kecewa karena ga ada adegan saat Arai berantem sama Ikal

Opening scene-nya juga bagus banget. Dari ayahnya Ikal yg nyepeda dengan baju safari 4 kantongnya, terus ganti ke kehidupannya Ikal di Bogor. Dan endingnya oke. Bikin ketawa di saat terakhir. Dan suka banget sama pesen sebelom ending creditnya :3

Btw film ini entah kenapa rasanya lebih fokus ke Arai daripada Ikal. Dan ya, di film ini Arai digambarkan oke banget. Baik, suka nolong, setia kawan, bijak, gila, pd, sayangnya nggathel

Omong omong soal Arai, aku ngerasa aktingnya Ariel sebagai Arai dewasa biasa aja ah. Yang oke Nugie. Ga nyangka Nugie bisa secupu itu :p Dia dapet banget meranin Pak Balia. Btw ngeliat Pak Balia sama Pak Mustar, jadi iri. Kapan ya gw bisa dapet guru se-oke dan seperhatian itu sama muridnya = = Kalo semua guru kayak Pak Balia rajin deh gw sekolah. Sumpah.

This movie is simply extraordinary. Beneran deh. Worth it banget ditonton.

Arai : Tanpa mimpi dan harapan, orang-orang macam kita akan mati

Arai : Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi mimpi itu, Oscar Wilde

Pak Mustar : Kamu tau kenapa saya keras pada kalian? Karena saya ingin kalian bertahan dalam menggapi mimpi kalian. Kamu pikir jalan menuju mimpimu akan mulus?

Pak Balia : Kalian semua harus menyadari kekuatan kata kata! Jika kalian berhasil merangkai kata, kalian tidak hanya akan membuat kata yang indah, tapi juga menyentuh orang lain dengan apa yang kalian tulis dan kalian katakan!

Arai : Jangan mendahului nasib (satu quote bagus yang sayang banget ga masuk film ini)

Cerita : 9 / 10

Setting : 8 / 10

Ending : 8,5 / 10

Overall : 8,5 / 10

Over and Out

Antz


The Soloist : Life has a mind of it’s own

Director : Joe Wright

Writer : Susannah Grant

Released on : April 2009 (USA)

Casts : Jamie Foxx, Robert Downey Jr, Catherine Keener, Nelsan Ellis

Awal awal nonton film ini, pasti bakal mikir ini film tentang apa to kok ga jelas banget. Yah, bagian awalnya emang lebih kayak perkenalan ke tokoh utama yaitu Steve Lopez, penulis di L.A. Times

The story begins when he walks in one part of the city, and he met this man, playing Beethoven’s songs using violin with only two strings very beautifully. His interest began when he found out that this man, Anthony Nathaniel Ayers Jr, was once a Juilliard student

Steve pun mencari berita tentang Nathaniel, di mana kita dibawa flashback ke masa kecilnya Nathaniel, dan dia nulis tentang itu di kolom korannya

Then, when an old woman who got touch by that story give her cello for Nathaniel, the real story began

Well I’m really pleased by this movie. Maybe it’s because I have no expectation about this movie. I don’t even know what’s the story of this movie before I watched it

However, this movie is interesting. Ceritanya ga umum. Who would ever tought a jenius Juilliard student will end up as a homeless in L.A? Twistnya juga oke. Ngeliat gimana Steve berusaha ngehandle Nathaniel yang emosinya labil, konflik di antara mereka, serta gimana perkenalan Steve dengan Nathaniel mempengaruhi hidup Steve lebih dari yang dia kira, bener bener fun

Dan satu lagi yang bagus dari film ini, disini kita disuguhin permaenan biola, cello, dan bahkan orkestra yang beneran bagus. And I like it :D The orchestra scene and the Juilliard part kinda remind me to August Rush though :p

It also has a nice happy ending, though it’s not as happy as I want :p

However, alurnya film ini agak lambat, even I got a little bored while watched it. Dan saat saat harus dengerin Nathaniel babbling, though it is one of important thing about Nathaniel, I found it a little annoying. Hha

Dan tumben tumbenan, aku tidak menemukan satupun karakter yang menarik buatku di film ini. Kenapa? Karena tokoh utamanya dua duanya nyebelin.lol. But maybe, that’s what makes the story feels so real

Steve Lopez : I can tell you that by witnessing Mr. Ayers’s courage, his humility, his faith in the power of his art, I’ve learned the dignity of being loyal to something you believe in. Of holding onto it, above all else. Of believing, without question, that it will carry you home.

Cerita : 8 /10

Setting : 8/10

Ending : 7,5 / 10

Overall : 7,8 / 10

Over and Out

Antz


New Moon : If a rush of danger is what it takes to see him then that’s what I’ll find

Director : Chris Weitz

Writer : Melissa Rosenberg

Cast : Robert Pattinson, Kristen Stewart, Taylor Lautner, Dakota Fanning, Michael Sheen

Akhirnya kesampaian juga nonton New Moon! Setelah insiden waktu itu, rasanya puas banget bisa bener bener nonton premierenya, sama Ichetos lagi :D

Ga sia sia deh ngantri dari jam 7 sampe ga ikut upacara. Belom lagi si Avin sama Nia sama Shofy sempet diusir gara gara pake seragam. Si Avin malah diusir dua kali. Ckckck. Kasian banget.

I’m not gonna talk about the story here, however.Males.lol

Filmnya lumayan bagus. Ga sampe outstanding, but it’s good. At least it’s better than Twilight. New Moon ceritanya lebih gampang dipahami, lebih stick to the book, dan penggemar novelnya yang nonton ini ga bakal kecewa karena hampir semua adegan penting di bukunya dimasukkin ke film. Dari segi cerita, I like it. Biarpun New Moon adalah my least favorite dari Twilight Saga, tapi cerita filmnya menurutku lebih ringkas dan lebih bagus dari novelnya. Nonton film ini pasti bakal ngerasa sebel sama Bella dan ngerasa kasian sama Jacob

Selaen itu, film ini bikin penasaran pengen nonton Eclipse. Not gonna spoilt it however :P Ntar ga seru dong nontonnya. Wkwkwk

However, kesan pertama setelah nonton film ini adalah, muak sama Edward dan Bella. Muak sama Edward karena yang maen Robert Pattinson dan dia make upnya menor abis. Bedak putih sama lipstik merahnya tu ga nahan -.-” mana dia lebay lagi. Ga suka saya. Apalagi pas adegan awal awal waktu dia jalan slo-mo di parkiran. Yaoloh, najis abis. Kenapa pada suka sih = = Belom lagi dia amat sangat posesif dan egois. Dia tu terlalu ngelindungin Bella, dan dia terus ninggalin Bella gitu aja.

Bella juga sama aja. Dibutakan Edward. Oke lah dia lagi jatuh cinta, tapi ga segitunya kan. Sampe depresi 3 bulan. Masyaoloh. Mana dia tu plin plan banget lagi. She tells Jacob she love him but she won’t be with him, so she ask him to not talk about it cause she don’t wanna hurt him. Gosh, it’s so cruel. It’s like giving him an empty hope.  - maaf kalo komentar saya emosional banget.teringat sesuatu - Dan yang paling parah, dia menantang bahaya cuma buat liat hantu-nya Edward. Dan lebih parah lagi adalah rela mati demi Edward. Come on = =

Terus mereka itu terlalu lengket satu sama lain. Bisa diliat dari reaksi temen temennya Bella kalo sejak dia sama Edward, dia jadi lupa sama temen temen lamanya - Which actually kinda remind me to someone who watched new moon with me. ehem -

Gimanapun juga, new moon is better than twilight, dan sebagai fans novelny, aku suka sama film ini :D

Oh dan satu keistimewaan film ini, bener bener bisa dipake cuci mata. lol. Mulai dari Quileute pack yang semuanya hot banget dan sangat enak dilihat, apalagi Taylor Lautner. Aku ngefans deh :p Demetri (Charlie Bewley) sama Alec (Cameron Bright) terus Jasper (Jackson Rathbone) juga oke. buat yang cowok bisa nontonin Alice (Ashley Greene) sama Jane (Dakota Fanning)

Edward Cullen: I love you. You’re my only reason to stay alive… if that’s what I am.
Bella Swan: You’re sort of beautiful
Jacob Black: How hard did you hit your head?
Rosalie Hale: I wish there had been someone there to vote no for me.
Jacob Black: It’s because of him, isn’t it? Look, I know what he did to you. But Bella, I would never, ever do that. I won’t ever hurt you. I promise. I won’t let you down. You can count on me.
Jacob Black: Do you remember when we were walking in the beach of La Push back then? When I tell you a story?
Bella Swan: Yes. You tell me about..vampires
Jacob Black : I guess I know why you only remembered that part
Over and out,
Antz

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.